3 Langkah Bijak Mengelola Keuangan Setelah Lulus Kuliah

3 Langkah Bijak Mengelola Keuangan Setelah Lulus Kuliah

Sebagai fresh graduate, mengatur keuangan adalah tantangan. Namun, dengan langkah-langkah sederhana seperti menabung dari nominal kecil, menggunakan aplikasi keuangan, dan berinvestasi konservatif, kamu bisa mencapai kebebasan finansial.
0 Shares
0
0
0

Selamat datang di dunia kerja, para fresh graduate! Kamu baru saja menyelesaikan salah satu bab penting dalam hidup dan kini siap memulai bab baru. Bab yang penuh dengan tantangan dan kebahagiaan baru, termasuk tantangan dalam mengelola keuangan.

Mengatur keuangan itu rumit dan membosankan,” mungkin itu yang ada di pikiranmu. Tapi tenang, kami punya tips-tips seru yang bisa membantumu dalam menjalankan tugas baru ini.


Pertama, penting untuk menentukan tujuan keuangan. Seperti apa sih kehidupan yang kamu impikan dalam lima atau sepuluh tahun ke depan? Apakah kamu ingin memiliki rumah sendiri? Atau mungkin kamu ingin berkeliling dunia? 

Kedua, menyusun anggaran. Ini adalah kunci utama dalam mengatur keuangan. Dengan membuat anggaran, kamu bisa melihat dengan jelas aliran uangmu dan memutuskan mana yang perlu diprioritaskan.

Ketiga, menabung dan berinvestasi. Tabungan adalah payung untuk hari hujan dan investasi adalah jalan menuju kebebasan finansial. Jadi, mulailah menabung dan berinvestasi dari sekarang!

Intinya, mengatur keuangan itu tidak perlu rumit dan membosankan. Semuanya bisa diatur dengan cara yang seru dan menyenangkan. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak mulai dari sekarang, kan?


Sebagai seorang fresh graduate (yang mungkin gajinya masih pas-pasan), mengatur keuangan bisa terasa sangat menantang.

Keberhasilan dalam hal ini bukan hanya soal seberapa besar gaji yang kamu dapat, tapi lebih pada bagaimana kamu mengelolanya.

Mari kita mulai dengan pembahasan tentang menabung dan berinvestasi. 


Mulai Menabung dari Nominal Kecil 

Menabung mungkin terdengar klise, tetapi ini adalah langkah pertama dan paling dasar dalam mengatur keuangan. Jangan pernah remehkan kekuatan dari “uang receh”.

Sebagai fresh graduate dengan gaji pas-pasan, mulailah dengan menabung sejumlah kecil. Dengan konsistensi, jumlah ini akan bertambah dan bisa menjadi cadangan dana darurat.

Konten lain:  Mengapa Stres Kerja Menular & Bagaimana Mengalahkannya?

Jangan merasa malu hanya bisa menabung sedikit. Ingat, yang penting itu bukan berapa banyak yang kamu tabung, tapi seberapa rutin kamu melakukannya.

Ingat kata pribahasa: Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit.

Setiap bulan, coba sisihkan sebagian dari gajimu, meski hanya 5% atau 10%. Dengan begitu, kamu bisa mulai membiasakan diri untuk tidak menghabiskan semua gaji. 

Untuk menabung, kamu juga bisa mencoba berbagai metode seperti metode 50/30/20. Jadi, dari total pendapatan, atur 50% untuk kebutuhan sehari-hari, 30% untuk gaya hidup, dan 20% untuk ditabung atau diinvestasikan. Gimana, cukup mudah?


Gunakan Aplikasi Mengelola Keuangan 

Sekarang ini banyak sekali aplikasi keuangan yang bisa membantu kamu dalam mencatat pengeluaran. 

Dengan mencatat pengeluaran, kamu bisa melihat pola pengeluaranmu dan mencari cara untuk menghemat.

Jangan lupa, alokasikan sebagian dari gaji bulananmu untuk tabungan dan investasi.

Selain itu, aplikasi ini juga biasanya dilengkapi fitur yang bisa membantumu merencanakan anggaran dan membantu kamu mencapai tujuan keuanganmu.

Gunakanlah teknologi sebaik-baiknya untuk manajemen keuanganmu, ya! 

Beberapa contoh aplikasi manajemen keuangan personal yang bagus adalah FinkuMoney Lover, You Need a Budget (YNAB), dan Monefy.

Kedua aplikasi tersebut memiliki fitur yang membantu kamu melacak pengeluaran, membuat anggaran, dan merencanakan tabungan.


Mulai Berinvestasi Konservatif

Investasi bukan hanya untuk orang-orang berduit. Kamu, sebagai fresh graduate dengan gaji pas-pasan, juga bisa berinvestasi.

Mulailah dengan investasi yang memiliki risiko rendah seperti deposito atau reksadana. Dengan berinvestasi, kamu tidak hanya menyimpan uangmu, tetapi juga membiarkannya berkembang. 

Ingatlah, tujuan utama mengatur keuangan adalah untuk membangun kebebasan finansial dalam jangka panjang.


Jadi, mulailah dari sekarang, setahap demi setahap. Sukses dalam mengatur keuangan bukanlah tentang seberapa cepat kamu mencapainya, tetapi seberapa konsisten kamu dalam melakukannya.

Konten lain:  Karir yang Cocok Berdasarkan Tipe Kepribadianmu: Temukan dengan Tes MBTI

Ingatlah selalu, air setitik, jika dikumpulkan akan menjadi sebuah lautan. Begitu pula dengan keuanganmu, langkah kecil yang konsisten akan membawamu pada kebebasan finansial.

0 Shares
Tetep baca konten Sapiocyclo walau sedang di kereta 🚂
Not now
Install
You May Also Like